aku tidak menyangka kehidupan ku yang dulu nya penuh keceriaan dan kehebohan. sekarang semenjak dari kepergian seorang Super Hero. sesosok tubuh yang berdiri tegak di hadapanku selama 22 tahun 11 bulan 5 hari. yang kala itu umurku bentar lagi memasuki umur 23 tahun. semua itu sirna dalam hitungan sekejab di dpn mataku ketika ku melihat semua kejadian itu, Sungguh ku bingung dan terus bingung apa yang akan ku harus ku hadapi saat ini hingga kedepannya.
ku tahu, ku adalah manusia lemah yang ku sendiri kadang kala tidak bisa apa-apa. ku jalani hari-hari itu seperti antara kaki dan tanah itu rasa ingin melayang. banyak sekali lika liku yang ku hadapi di bumi ini, banyak sekali cerita-cerita yang ku tidak mengerti apa yang terjadi hingga saat ini. ku hanya berjalan saja, tanpa melihat ke belakang apa yang terjadi sebelumnya. ku tidak tahu lagi apa itu tujuan sebenarnya dalam hidupku.
Saat ini ku hanya berjalan begitu air yang mengalir saja. tujuan yang dulu ku cita-cita kan telah hilang dan sirna dalam hitungan jam kala itu pada kejadian 3 Juni 2009 jam 11:15 pm . cita-cita yang kala itu aku ingin sekali pergi dan kerja di Jepang. dengan mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya untuk menolong PAPA ku agar bisa kembali senyum seperti dulu lagi. keinginan itu yang ita kerja waktu dikala papa sudah mengalami sakit selama 4 tahun itu. Tapi semua impian itu selah sirna. PAPA dah tenang di alam sana bersama ALLOH swt terkasih. Ya ALLOH, tolong jaga papa kami ya ? "" hanya doa itulah yang selalu ku panjatkan untuk papa kami. Jaga dan beri ketenangan dalam kuburnya ?"" ya ALLOH, masukkan papa kami dalam Syurga mu yang begitu hitmah. kabulkan doa ku ya ALLOH.
sekarang usiaku dah menginjak 24 tahun. ku jalani kehidupan ini dengan penuh senyuman yang walau dalam bathin dan jiwa ku masih terombang-ambing. walau ku telah menikah, tapi tetap di dalam hati ku "PAPA" tetap menjadi superHERO ku dalam hidup dan keluarga kami.
tidak terasa Ramadhan sebentar lagi memasuki kehidupan kami, ramadhan yang 1 tahun yang lalu bersama papa, kini telah tidak ada lagi dalam kehidupan kami. Ramadhan yang dulu nya kami makan sekeluarga kini tetap makan sekeluarga tapi tidak ku temukan sosok tegap itu di hadapan ku.
Bersambung ...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar